Maafkan aku wahai ayah, selama ini aku tidak pernah memperhatikanmu, tidak pernah memperhatikan kesehatanmu, cuek saja hingga engkau akhirnya terkena.....GAGAL GINJAL....
Dhuar.......kiamat rasanya dunia ini....membayangkan ke depan, ayah akan terus-terusan cuci darah.
Lagipula, ibuku hanyalah penjaga toko kelontong biasa,
YAA RABB.....Tapi masih ada engkau YAA ALLAH......Sumonggo YAA ALLAH
Tidak ada komentar:
Posting Komentar